Reviewer: Wildan Ulumul Fahmi

Judul   : Islamic Thought, An Introduction

Penulis: Abdullah Saeed

Penerbit: Routledge

Tahun Diterbitkan: 2006

Jumlah Halaman: 204 Halaman

Islam sebagaimana halnya agama-agama lain, memang tidak hanya sekadar berisi doktrin dan ilmu-ilmu keagamaan saja. Namun dengan memahami keduanya, tentu saja akan membantu memahami aspek-aspek lain yang ada dalam agama Islam, seperti bagaimana Islam hidup dan tumbuh di masa lampau dan bagaimana penganut agama Islam menerapkan dan mempraktikkan ajarannya di masa kini.

Meletakkan agama Islam dalam satu kajian akademik berarti meniscayakan untuk mengkaji Islam sebagai satu sistem yang tidak terpisahkan. Hal ini sesuai dengan karakter dari ilmu-ilmu yang ada dalam Islam yang memang bersifat terintegrasi satu sama lain. Kenyataan ini perlu ditegaskan kembali, sebab dewasa ini, agama Islam tidak hanya dikaji oleh kalangan muslim saja (insider), namun juga kalangan luar (outsider). Dalam kajian-kajian yang dilakukan mereka (insider dan outsider), lahirlah banyak istilah baru, seperti religious studies, islamic studies, dan islamic thought.

Buku karangan Abdullah Saeed ini, secara umum merupakan pengenalan terhadap apa yang masyhur disebut dengan islamic thought dalam kajian akademik.  Islamic thought dalam paparan Saeed, meliputi banyak aspek dalam pemikiran Islam, seperti hukum Islam, teologi, ijtihad, politik, dll. Buku ini menyoroti secara singkat dan padat bagaimana pemikiran Islam sejak awal diproduksi, dikembangkan, dan disebarkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Dengan ditulis menggunakan pendekatan sosio-historis, buku ini mengulas secara runtut dan deskriptif pemikiran-pemikiran Islam dari awal mula kemunculannya sampai dengan perkembangan yang ada pada masa sekarang. Yang membuat buku ini sangat menarik adalah penulis berusaha menggambarkan pemikiran yang berkembang di setiap masa tanpa tebang pilih. Penulis menggambarkan apa adanya kelompok-kelompok pemikiran yang mainstream dan anti mainstream dengan semua konfrontasinya satu sama lain. Jadi buku ini bisa dibilang sangat mewakili dalam menggambarkan luasnya pemikiran Islam secara umum.

Dalam kajian hadis misalnya, penulis menjelaskan proses pengembangan tradisi kenabian tersebut secara singkat. Setelah itu, diikuti dengan penjelasan tentang munculnya piranti-piranti yang dikembangkan oleh ulama untuk menjaga hadis dan diakhiri dengan perkembangan modern dalam hadis. Dalam penutup, Saeed memaparkan beberapa contoh implikasi dari pendekatan kesarjanaan Barat (orientalis) dalam mengkaji hadis, seperti dalam kasus beberapa Feminist seperti Amina Wadud dan Nevin Reda, dalam pandangannya mengenai kepemimpinan laki-laki.

Buku ini dibuka dengan pendahuluan, bab satu menjelaskan tentang transmisi ilmu-ilmu agama dan pemikiran Islam, bab dua sampai dengan sepuluh menjelaskan tentang dimensi dan aspek yang ada dalam pemikiran Islam seperti hadis, tafsir, hukum, teologi, politik, dll. Ditutup dengan epilog yang mengulas tren pemikiran Islam hari ini.

Buku ini penting untuk dibaca secara analitis bagi pegiat studi Islam. Karena walaupun mengulas pemikiran Islam secara umum, buku ini memberikan kunci-kunci penting dalam diskursus pemikiran Islam.

Temanya yang beragam diperkaya dengan ulasan mengenai dialektika para tokoh pemikir di setiap generasi. Yang lebih menarik, setiap tema dalam buku ini diakhiri dengan pembahasan terkini terkait topik pemikiran Islam yang dibahas.