Penulis: Ilham Zihaq

Seorang ilmuwan hebat Timur Tengah, Prof. Dr. Yusuf Abdurrahman al-Mar’isyli dalam bukunya yang berjudul “Natsr Al-Jawahir wa Ad-Durar (II/1522)”, merupakan buku yang memuat sekitar 5000 tokoh muslim yang berpengaruh di abad 14 Hijriyyah. Buku ini terbit pertama kali terbit pada tahun 2006, halamannya berjumlah lebih dari 2000 yang terdiri dari dua jilid.

Sistematika penulisannya urut sesuai abjad huruf Hijaiyah. Dan salah satu tokoh Nusantara dari 5000 tokoh yang disebutkan dalam buku tersebut, adalah Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari Tebuireng. Diantara hal yang menarik tentang Hadratussyaikh:

“Banyak dari pelajar ilmu yang belajar darinya. Tidak terlihat satu ulama pun dari Jawa yang tidak pernah belajar kepadanya. Juga banyak dari ulama-ulama besar, dan pelajar ilmu yang menetap di Makkah meminta Ijazah darinya.

Kediamannya merupakan “buruan” para pendatang dan pengunjung dari Indonesia dan berbagai seantero negeri Islam. Sehingga tidak ada seorang pun yang datang ke Indonesia melainkan tujuan pertamanya ialah dapat bermajelis dengannya.

Biasanya beliau bertindak mengajar dari mulai dhuha hingga zhuhur, selepas shalat zhuhur, tidur siang, makan siang, beliau menunaikan shalat ashar kemudian duduk mengajar, dan menjelang maghrib serta selepas isya’. Beliau juga biasa menerima tamu utusan dan menjawab mengeluarkan fatwa.

Beliau wafat pada 7 Ramadhan tahun 1366 H di Jawa Timur. Semoga Allah merahmati dan meridhainya.”

Kitab tersebut versi pdf bisa diakses melalui link ini:
https://waqfeya.net/book.php?bid=841