• Kontributor
  • Daftar
  • Login
  • Register
Upgrade
Nuskha
Advertisement
  • Home
  • Opini
  • Fikih
  • Hadis
    • Fiqhul Hadis
    • Hadis Tematik
    • Kualitas Hadis
      • musthalah & ulumul hadits
      • Sejarah Hadis
  • Tafsir
  • Aqidah
No Result
View All Result
  • Home
  • Opini
  • Fikih
  • Hadis
    • Fiqhul Hadis
    • Hadis Tematik
    • Kualitas Hadis
      • musthalah & ulumul hadits
      • Sejarah Hadis
  • Tafsir
  • Aqidah
No Result
View All Result
Nuskha
No Result
View All Result
Home Respon & Opini

Takhasus Hadis di Pesantren Tebuireng

IlHAM ZIDALHAQ by IlHAM ZIDALHAQ
Agustus 29, 2023
in Respon & Opini
0
Takhasus Hadis di Pesantren Tebuireng

Penulis : Ilham Zihaq

Ramadhan 1444 H, Pesantren Tebuireng sebagai basis lembaga pendidikan Islam di lingkungan Nahdlatul Ulama menyelenggarakan kegiatan ilmiah, yaitu kilatan kitab-kitab kuning karya para ulama. Tradisi ini sudah berlajan sejak era muassis nya, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Bahkan di era Hadratussyaikh, banyak tokoh, kiai, bahkan gurunya sendiri ikut ngaji kilatan di Pesantren Tebuireng.

Tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari kepakaran dan keahlian Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dalam bidang kajian hadits. Kitab Sahih Bukhari dan Muslim menjadi kajian rutin yang dikaji setiap Ramadhan. Hingga sekarang, tradisi kajian Sahihain masih berlangsung di pesantren Tebuireng. Dibaca dan dikaji oleh masyayikh Tebuireng dari masa ke masa. Dan kajian kitab hadis ini menjadi ciri khas dan ruhnya Pesantren Tebuireng.

Kajian Hadis di Pesantren Tebuireng masih berjalan dengan menggunakan sistem klasik, yaitu pembacaan teks hadis disertai makna jawa dan penjelasan singkat. Namun sejak tahun 2016, Pesantren Tebuireng mengembangkan kajian hadis dengan lebih serius, yaitu dengan memadukan antara model pesantren dan akademik perguruan tinggi. Mulanya hanya sebatas kajian mafhum nash hadis (memahami nash hadis), berkembang menjadi kajian takhrij hadis, naqd matan, naqd sanad, fiqh hadis, dan kajian-kajian hadis lainnya. Kajian hadis ini terlembagakan di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng dengan takhasus Hadis wa Ulumuh.

Walaupun kajian hadis di Pesantren Tebuireng sudah sanat berkembang pesat, kajian ala pesantren tetap dipertahankan. Kitab-kitab hadis yang bermacam-macam model penulisannya tatap dikaji di Pesantren Tebuireng dengan para qori’ yang kompetibel. Diantara kitab-kitab hadis yang dikaji di Pesantren Tebuireng pada Ramadhan ini,
1) Sahih Muslim, 2) Al-Jamius Shoghir, 3) Bulughul Maram, 4) Mukhtarul Ahadis, 5)Lubabul Hadis, 6) Mukhtashor Abi Jamroh, 7) Arbain Hadisan fi Fadhoil Qur’an dan kitab-kitab hadis yang lain.

Kajian Kitab Sahih Muslim untuk Ramadhan ini dikaji dan dibaca oleh KH. Abdul Aziz Sukarto Faqih. Dibaca mulai 19 Sya’ban dan ditutup pada 18 Ramadhan. Sosok yang lahir 4 Juni 1953 merupakan santri Tebuireng. Masuk Tebuireng sejak tahun 1969 di jenjang pendidikan tingkat Tsanawiyah hingga lulus Aliyah Tebuireng tahun 1974. Selain menempuh pendidikan formal, beliau juga menempuh pendidikan eklusif dibawah bimbingan KH. Idris Kamali. Beliau sendiri mendalami Sahih Muslim dibawah bimbingan KH. Syansuri Badawi. Dan untuk kitab-kitab lain belajar kepada Masyayikh Tebuireng yang lain, seperti KH. Shobari, KH. Abdul Mannan, KH. Adlan Aly dan lain sebagainya.

Sedangkan kitab Al-Jamius Shoghir karya Imam Suyuthi dikaji dan dibaca oleh KH. Kamuli Khudori. Kitab ini sengaja dipilih oleh beliau, agar para santri Tebuireng mengetahui derajat dan takhrij setiap hadisnya. Selain mengkaji kitab Jamius Shogir, beliau juga mengkaji Ihya Ulumiddin karya Imam Ghozali. KH. Kamuli Khudori sendiri lahir pada 15 Oktober 1949, dan menempuh pendidikan di pesantren Tebuireng sejak tahun 1967 di jenjang Tsanawiyah dan lulus Aliyah Tebuireng pada tahun 1972.

Selian dua tokoh senior Tebuireng tersebut yang mengkaji kitab Hadis, terdapat KH. Taufiqurrahman Muhit yang merupakan cicit menantu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Beliau juga membaca kitab Sahih Muslim. Dimulai 21 Sya’ban dan dikhatamkan pada 25 Ramadhan. Beliau mulai nyantri di Tebuireng sejak tahun 1972 dibawah bimbingan KH. Syansuri Badawi dan mengaji di KH. Mahfudz Anwar Seblak.

Tebuireng menaruh perhatian besar terhadap kajian Hadis. Hingga kitab-kitab yang dituduh banyak hadis bermasalah tidak dibaca di Tebuireng. Kiai Kamuli Khudori menyampaikan saat pembukaan pengajian Jamius Shogir,
“Zaman saya dulu, Kiai melarang membaca kitab Durrotun Nasihin, sebab di dalamnya banyak hadis Maudu’-nya. Zaman Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari juga melarang membaca kitab Durrotun Nasihin”.

Penutup, Pesantren Tebuireng dengan konsentrasi hadisnya tidak meninggalkan kajian fiqh sebagai jembatan memahami hadits dan Al-Qur’an. Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari sudah mengingatkan,

لولا الفقه لم نفهم الحديث لولا الحديث لم نفهم القرآن

“Seandainya tanpa fikih kita tidak akan paham hadis, seandainya tanpa hadis kita tidak akan paham al-Qur’an.”

Tahrir Alfaqir Ilham Zihaq

Tags: BukharihadisHasyim Asy'ariKiai Kamuli KhudoriKiai Sukarto Faqihmasyayikh TebuirengTebuireng
Previous Post

Cara Mudah Memindahkan Garis Footnote ke Kanan (Footnote Arab)

Next Post

Mengenal Imam Syihabudin az-Zuhri, Ulama Pentadwin Hadis Pertama Kali

IlHAM ZIDALHAQ

IlHAM ZIDALHAQ

Related Posts

Menemukan Arah Integrasi Ilmu Pesantren di Tengah Disrupsi: Refleksi Kritis atas Gagasan Prof. Nur Syam
Hot news & Isu terkini

Menemukan Arah Integrasi Ilmu Pesantren di Tengah Disrupsi: Refleksi Kritis atas Gagasan Prof. Nur Syam

by Ma'had Aly Hasyim Asy'ari
Mei 9, 2026
Isak Rindu Hadratussyaikh pada Syaikh Nawawi Al-Bantani
biografi & kisah

Isak Rindu Hadratussyaikh pada Syaikh Nawawi Al-Bantani

by Mohamad Anang Firdaus
Februari 13, 2026
Pentingnya Memahami Perbedaan Antara Flexing dan Tahadduts bi An-Ni’mah
Respon & Opini

Pentingnya Memahami Perbedaan Antara Flexing dan Tahadduts bi An-Ni’mah

by Irma Nurdin
Desember 31, 2025
Allah Open House Lima Kali, Manusia Open Excuse
Respon & Opini

Allah Open House Lima Kali, Manusia Open Excuse

by Ridwan GG
November 27, 2025
Meluruskan Kesalahpahaman Hadis “Salat Orang Mabuk Tidak Diterima 40 Hari”
Fiqhul Hadis

Meluruskan Kesalahpahaman Hadis “Salat Orang Mabuk Tidak Diterima 40 Hari”

by Ridwan GG
Oktober 13, 2025
Next Post
Mengenal Imam Syihabudin az-Zuhri, Ulama Pentadwin Hadis Pertama Kali

Mengenal Imam Syihabudin az-Zuhri, Ulama Pentadwin Hadis Pertama Kali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

register akun perpus maha

Premium Content

Mempertanyakan Validitas Transmisi secara Musalsal Hadis Rahmah dan Hadis Musalsal Bil Awwaliyyah

Mempertanyakan Validitas Transmisi secara Musalsal Hadis Rahmah dan Hadis Musalsal Bil Awwaliyyah

Desember 4, 2024
Powerpoint Cara Takhrij Hadits

Powerpoint Cara Takhrij Hadits

Maret 28, 2026
Inilah Jejak Dua Imam Besar Hadis dan Mahakaryanya

Inilah Jejak Dua Imam Besar Hadis dan Mahakaryanya

Juni 18, 2024

Browse by Category

  • Berita
  • biografi & kisah
  • Feminisme
  • Fikih Ibadah
  • Fikih Muamalah
  • Fiqhul Hadis
  • Hadis Tematik
  • Hasyimian
  • Hot news & Isu terkini
  • Kajian Fikih
  • Kajian Hadis
  • Kajian Hati
  • Kualitas Hadis
  • musthalah & ulumul hadits
  • Opini
  • Psikologi, Akhlaq & Adab
  • Resensi
  • Respon & Opini
  • Review Literatur
  • Sejarah Hadis
  • Tafsir dan Ulum al-Qur'an
  • Tarikh Tasyri'
  • Tasawuf & Riyadhah
  • Tekno
  • tidak tahu

Browse by Tags

agama Alam artikel bumi demonstrasi dermawan dirasat asanid fikih hadis Hadratussyeikh KH. Hasyim Asy’ari Hasyim Asy'ari ilmu hadis islam jurnal Kajianhadis kajian hadis kajianhadist kritik hadis lingkungan ma'hadaly ma'had aly ma'hadalyhasyimasy'ari mahad aly mahad aly hasyim asyari Mahasantri masyayikh Tebuireng Metodelogi Muhaddis musthalah hadits Nabi Muhammad Nuskha OJS orientalis pesantren Puasa qur'an Ramadhan sains sanad sejarah Shalat takhrij Tarawih Tasawuf Tebuireng
Nuskha

© 2023 Nuskha - powered by Perpustakaan Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Pesantren Tebuireng.

Navigate Site

  • Kontributor NUSKHA
  • Login
  • Logout
  • Register
  • Kirim tulisan (via whatsapp)
  • Katalog Perpustakaan MAHA
  • Risalah bakalurius (skripsi) MAHA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Login/menulis
  • Buat akun
  • Opini
  • Tafsir
  • Kajian Aqidah
  • Kajian Fikih
  • Kajian Hadis
  • Psikologi, Akhlaq & Adab
  • Tasawuf & Riyadhah

© 2023 Nuskha - powered by Perpustakaan Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Pesantren Tebuireng.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Mau mengirim tulisan?
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?